Sabtu, 09 Agustus 2014

Kota Karawang

Kota Karawang meliputi dua dari 30 kecamatan yang ada di Kabupaten Karawang, Provinsi Jawa Barat, sekaligus menjadi ibukota kabupaten. Kota Karawang terdiri dari Kecamatan Karawang Barat dan Karawang Timur.

Karawang Barat memiliki luas wilayah 33,68 km2 dengan jumlah penduduk tahun 2012 sebanyak 161.226 jiwa, sehingga kepadatan penduduknya mencapai 4.787 jiwa per km2, merupakan kecamatan paling padat penduduknya di Kabupaten Karawang. Karawang Barat meliputi delapan desa/kelurahan dengan kisaran jumlah penduduk 12.000 - 29.000 jiwa, dengan peringkat penduduk paling banyak berturut-turut Karangpawitan, Tanjungpura, Karawang Kulon, Nagasari dan Adiarsa Barat.

Kota Rengasdengklok

Kota Rengasdengklok dikenal dengan Peristiwa Rengasdenglok yang berkaitan dengan Kemerdekaan NKRI. Kota Rengasdengklok merupakan salah satu dari 30 kecamatan yang ada di Kabupaten Karawang, Provinsi Jawa Barat. Luas wilayah Kota Rengasdengklok 31,46 km2 dengan jumlah penduduk tahun 2012 sebanyak 108.054 jiwa, sehingga kepadatan penduduknya 3.435 jiwa per km2.

Kota Cikampek

Kota Cikampek cukup terkenal karena keberadaan jalan tol Jakarta Cikampek, selain itu menjadi kota industri yang penting. Luas Kota Cikampek 47,60 km2 dengan jumlah penduduk tahun 2012 sebanyak 112.780 jiwa, sehingga kepadatan penduduknya mencapai 2.369 jiwa per km2.

Kota Klari

Kota Klari merupakan salah satu dari 30 kecamatan yang ada di Kabupaten Karawang, Provinsi Jawa Barat. Luas Kota Klari 59,37 km2 dengan jumlah penduduk 165.878 jiwa (tahun 2012), sehingga kepadatan penduduknya mencapai 2.794 jiwa per km2. Kota Klari merupakan kecamatan dengan jumlah penduduk paling banyak di Kabupaten Karawang.

Kota Mataram

Kota Mataram merupakan sebuah kota otonom yang merupakan ibukota Provinsi Nusatenggara Barat (NTB). Kota Mataram memiliki jumlah penduduk 423.210 jiwa (tahun 2012) menempati wilayah seluas 61,30 km2, sehingga kepadatan penduduknya 6.846 jiwa per km2. Kecamatan dengan penduduk paling banyak dan paling padat ialah Ampenan.


Kecamatan
Penduduk
Luas (Km2)
Kepadatan
Ampenan
80.281
9,46
8.486
Sekarbela
55.237
10,32
5.352

Kota Banda Aceh

Banda Aceh merupakan sebuah kota otonom sekaligus menjadi ibukota Provinsi Nangroe Aceh Darussalam (NAD). Kota Banda Aceh meliputi sembilan kecamatan, dengan peringkat penduduk paling banyak berturut-turut Kuta Alam, Syiah Kuala dan Baiturrahman. Luas Kota Banda Aceh 61,36 km2 dengan jumlah penduduk tahun 2012 sebanyak 249.282 jiwa, sehingga kepadatan penduduknya 4.063 jiwa per km2.


Kecamatan
Penduduk
Luas (Km2)
Kepadatan
 Meuraxa
18.962
7,26
2.612
 Jaya Baru
24.461
3,78
6.471

Kota Denpasar

Denpasar segera mendekati status sebagai kota metropolitan (jumlah penduduk minimal satu juta jiwa). Selain sebagai ibukota Provinsi Bali, Denpasar juga merupakan satu-satunya kota otonom di Provinsi Bali. Luas Kota Denpasar 127,78 km2 dengan jumlah penduduk 833.900 jiwa (tahun 2012), sehingga kepadatan penduduknya mencapai 6.526 jiwa per km2. Denpasar meliputi empat kecamatan, Denpasar Selatan merupakan kecamatan dengan wilayah paling luas dan penduduk paling banyak; Denpasar Barat merupakan kecamatan paling padat penduduknya.


Kecamatan
Penduduk
Luas (Km2)
Kepadatan
Denpasar Selatan
261.000
 49,99
5.221
Denpasar Timur
145.200
 22,31
6.508

Kota Batu

Kota Batu berstatus otonom merupakan hasil pemekaran dari Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur. Kota Batu hanya meliputi  tiga kecamatan, dengan demikian untuk memenuhi UU Otonomi Daerah perlu ada penambahan minimal satu atau dua kecamatan. Luas Kota Batu 199,09 km2 dengan jumlah penduduk tahun 2012 sebanyak 210.109 jiwa, sehingga kepadatan penduduknya 1.055 jiwa per km2. Kecamatan yang layak dimekarkan ialah Batu menjadi Batu Barat dan Batu Timur; serta Kecamatan Bumiaji menjadi Bumiaji Barat dan Timur.


Kecamatan
Penduduk
Luas (Km2)
Kepadatan
Batu
97.780
45,46
2.151
Junrejo
51.743
25,65
2.017
Bumiaji
60.586
127,98
473
Kota Batu
210.109
199,09
1.055

Sumber :
http://batukota.bps.go.id/

Kota Surakarta

Surakarta merupakan salah satu kota otonom yang ada di Provinsi Jawa Tengah. Luas Kota Surakarta 44,04 km2 dengan jumlah penduduk tahun 2012 sebanyak 578.892 jiwa, sehingga kepadatan penduduknya 13.145 jiwa per km2. Kota Surakarta meliputi lima kecamatan, Banjarsari dan Jebres merupakan kecamatan dengan jumlah penduduk paling banyak. Sedangkan Serengan dan Pasar Kliwon merupakan kecamatan yang paling padat penduduknya.


Kecamatan
Penduduk
Luas (Km2)
Kepadatan
Laweyan
108.596
8,64
12.569
Serengan
60.752
3,19
19.045

Kota Yogyakarta

Kota Yogyakarta berstatus otonom merupakan ibukota Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Kota Yogyakarta meliputi 14 kecamatan dengan kisaran luas wilayah 0,5 - 8,5 km2. Kecamatan yang paling luas ialah Umbulharjo (8,12 km2 atau 24,98 dari luas Kota Yogyakarta). Kisaran jumlah penduduk setiap kecamatan antara 9.000 - 39.000 jiwa. Kecamatan yang paling banyak penduduknya berturut-turut Umbulharjo, Gondokusuman dan Tegalrejo. Secara keseluruhan luas Kota Yogyakarta 32,50 km2 dengan jumlah penduduk tahun 2012 sebanyak 394.012 jiwa, sehingga kepadatan penduduknya 12.123 jiwa per km2.

Kecamatan
Penduduk
Luas (Km2)
Kepadatan
Mantrijeron
 31.695 
 2,61
12.144
 Kraton
 17.561 
1,40
12.544

 Mergangsan
 29.448 
2,31
12.748
 Umbulharjo
 78.831 
8,12
25.678
 Kotagede
 32.052 
3,07
10.440

Kota Jakarta Utara

Kota Administratif Jakarta Utara meliputi enam kecamatan, dengan luas wilayah 146,66 km2 dan jumlah penduduk tahun 2012 sebanyak 1.688.479 jiwa, sehingga kepadatan penduduknya 11/513 jiwa per km2. Kecamatan yang paling padat penduduknya yaitu Koja. Sedangkan peringkat kecamatan dengan penduduk paling banyak berturut-turut Tanjung Priok, Cilincing dan Koja.

Kecamatan
Luas (Km2)
Penduduk
Kepadatan
Penjaringan
45,41
289.928
6.385
Pademangan
11,92
162.591
13.642

Kota Jakarta Timur

Kota Jakarta Timur berstatus administratif, memiliki luas wilayah 188,03 km2 dengan jumlah penduduk tahun 2012 sebanyak 2.738.033 jiwa, sehingga kepadatan penduduk mencapai 14.562 jiwa per km2. Kota Jakarta Timur meliputi 10 kecamatan, dengan peringkat penduduk paling banyak berturut-turut Cakung, Duren Sawit dan Jatinegara. Sedangkan kecamatan yang paling padat penduduknya ialah Matraman. Di sisi lainnya terdapat dua kecamatan yang tingkat kepadatan penduduknya jauh di bawah rata-rata Kota Jakarta Timur, yaitu Cipayung dan Makasar.

Kecamatan
Luas (Km2)
Penduduk
Kepadatan
Pasar Rebo
12,98
197.935
15.249
Ciracas
16,08
261.949
16.290
Cipayung
28,45
201.867
7.096

Kota Jakarta Barat

Jakarta Barat berstatus Kota Administratif sehingga tidak memiliki DPRD dan Walikotanya diangkat oleh Gubernur Provinsi DKI Jakarta. Kota Jakarta Barat meliputi delapan kecamatan dengan jumlah penduduk mencapai 2.395.130 (tahun 2012), dengan peringkat penduduk terbanyak berturut-turut Cengkareng, Kalideres dan Kebon Jeruk. Penduduk Kecamatan Cengkareng sudah melampaui setengah juta jiwa. Sedangkan Kecamatan Tambora merupakan kawasan paling padat, yaitu 44.286 jiwa per km2.  Berikut data lengkapnya :

Kecamatan
Luas (Km2)
Penduduk
Kepadatan
Kembangan
24,16
292.163
12.093
Kebon Jeruk
17,98
352.623
19.612
Palmerah
7,51
201.330
26.808