Tampilkan postingan dengan label Cilegon. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Cilegon. Tampilkan semua postingan

Senin, 24 April 2017

Salah Satu Sisi Wajah Kota Cilegon

Cilegon merupakan satu dari empat kota otonom yang ada di Provinsi Banten, sekaligus merupakan kota otonom yang letaknya paling barat di Pulau Jawa. Cilegon dikenal sebagai kota industri, tepatnya kota  baja. Kota Cilegon memiliki pesisir yang berbatasan dengan Selat Sunda, dengan beberapa pulau kecil di sekitarnya. Kota Cilegon juga memiliki pelabuhan yang menghubungkan Jawa dengan Sumatera, yaitu Pelabuhan Merak.

Sabtu, 09 Agustus 2014

Kota Cilegon

Cilegon merupakan salah satu dari empat  kota otonom yang ada di Provinsi Banten. Kota Cilegon terletak di ujung barat Pulau Jawa, meliputi wilayah seluas 175,51 km2 dengan jumlah penduduk tahun 2012 sebanyak 392.341 jiwa, sehingga kepadatan penduduknya mencapai 2.235 jiwa per km2. Kota Cilegon meliputi delapan kecamatan, sebagaimana tabel berikut :

Kecamatan
Penduduk
Luas (KM2)
Kepadatan
Ciwandan
44.689
 51,81
863
Citangkil
68.696
22,98
2.989
Pulomerak
44.155
19,86
2.223

Minggu, 01 September 2013

Daftar Kampus Di Kota Cilegon

Sumber : direktori.kopertis4.or.id

Daftar Kampus Di Kota Cilegon

Universitas Teknologi Nusantara Cilegon
STMIK Cilegon
Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Al-Khairiyah
Sekolah Tinggi Teknologi Fatahillah Cilegon

Kamis, 29 Agustus 2013

Peta Kota Cilegon

Kota Cilegon merupakan kota terbesar di kawasan Banten Barat, terletak di pesisir Selat Sunda, memiliki peranan strategis sebagai kota baja dan kota industri. Di Cilegon juga berlokasi pelabuhan penyeberangan menuju Sumatera, yaitu Pelabuhan Merak.


View Larger Map

Wilayah Kota Cilegon

Sumber : www.cilegon.go.id

LETAK GEOGRAFIS


Kota Cilegon terletak antara 105º54’05” - 106º05’11” Bujur Timur dan 5º52’24” - 6º04’07” Lintang Selatan. Dengan luas 175,50 Km², Kota Cilegon memiliki 8 kecamatan dan 43 kelurahan. Kota Cilegon mempunyai batas-batas wilayah :

Rabu, 28 Agustus 2013

Sejarah Kota Cilegon

Sumber : www.cilegon.go.id


Cilegon pada Masa Sultan Ageng Tirtayasa (Tahun 1651-1672)

Pada Tahun 1651 Cilegon merupakan kampung kecil dibawah kekuasaan Kerajaan Banten pada masa Kerajaan Sultan Ageng Tirtayasa (Th. 1651-1672).

Pada masa itu wilayah Cilegon masih berupa tanah rawa yang belum banyak didiami orang. Namun sejak masa keemasan Kerajaan Banten dibawah Sultan Ageng Tirtayasa dilakukan pembukaan daerah di Serang dan Cilegon yang dijadikan persawahan. Sejak saat itu banyak pendatang yang menetap di Cilegon sehingga masyarakat Cilegon sudah heterogen.

Kuliner Kota Cilegon

Sumber : www.cilegon.go.id

Makanan tradisional cilegon cukup beragam dan sampai sekarang tetap digemari oleh warganya, sekalipun kini banyak makanan instan produk dari luar. Makanan tradisional cilegon memang kurang lebih sama dengan makanan tradisional serang, namun demikian mempunyai cita rasa atau kekhasan tersendiri. Makanan tradisional cilegon antara lain:

Rabeg Cilegon

Visi dan Misi Kota Cilegon

Sumber : www.cilegon.go.id


VISI

Berpijak pada kondisi saat ini, permasalahan dan tantangan yang dihadapi sampai dengan Tahun 2015 serta mempertimbangkan potensi dan harapan masyarakat Kota Cilegon maka “visi pembangunan Kota Cilegon Tahun 2011-2015” adalah sebagai berikut:

“MASYARAKAT CILEGON SEJAHTERA MELALUI DAYA DUKUNG INDUSTRI, PERDAGANGAN DAN JASA”